Kegiatan : Resensi buku
Tujuan : Tugas bahasa Indoneia
Oleh : Wardah Hani Nurul Izza (X-5)
Guru : Pak Kusen
Ø
Identitas Buku
Judul
buku : Harry Potter and The
Chamber of Secrets (Harry Potter
Dan Kamar Rahasia)
Penulis : J.K. Rowling
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama (cetakan
kedua)
Tebal : 424 halaman
Ukuran : 16 x 20 cm
Tempat terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2008
J.K. Rowling, atau Jo, begitu ia menyebut dirinya. Siapa yang tidak
mengenal penulis wanita yang satu ini. Novel Harry Potter yang terlahir di
Kereta Manchaster-London ini telah membawanya menuju kesuksesan yang besar. Single
parent ini ternyata telah memulai menulis cerita-cerita fantasinya sejak
berumur 6 tahun. Kisah Harry Potter ini tentunya tidak serta merta menuai
kesuksesan. Ia mengalami kepedihan yang bertubi-tubi sepeninggal ibunya dalam
menulis kisah Harry Potter ini. Berkali-kali kisah Harry Potternya ditolak oleh
penerbit. Namun, ternyata kesabaran dan kegigihan Jo menuai keberhasilan. Pada bulan
Agustus 1996 novelnya pun diterbitkan. Novel Harry Potter terjual hingga 400
juta kopi.
Kisah Harry Potternya pun menjadi semakin booming setelah
WarnerBross memutuskan untuk memfilmkan buku seri pertama Harry Potter. Sampai
saat ini tujuh novel seri Harry Potter telah diflmkan.
Secara keseluruhan, buku yang bertemakan perjuangan tiga sahabat
ini dapat dibilang lebih menarik daripada buku sebelumnya. Ceritanya lebih
kompleks dan pertambahan tokoh yang membuat pembaca semakin penasaran. Novel
ini sangat cocok dibaca oleh seluruh kalangan dan segala umur. Namun, apabila
dibaca oleh penggemar Harry Potter di masa sekarang, ceritanya menjadi tidak
lebih seru daripada novel Harry Potter seri keempat, kelima, keenam dan
ketujuhnya. Dan juga karena memang merupakan novel terjemahan, bahasa yang
digunakan novel ini masih sangat kaku.
Ø Sinopsis:
Pada liburan musim panas kali ini, Harry Potter masih harus menghabiskannya
bersama keluarga Dursley yang sangat ia benci. Saat liburan musim panas ini, ia
dikagetkan dengan munculnya seorang peri rumah bernama Dobby yang selalu
menghalang-halanginya kembali ke Hogwarts pada tahun keduanya. Ia melakukan
berbagai macam cara agar Harry Potter tidak kembali ke Hogwarts. Karena Dobby
tahu bahwa akan ada kejadian besar yang mengancam nyawa Harry apabila ia
kembali ke Hogwarts. Pertama, Dobby menumpahkan kue tart ke sepupu Dursley.
Kedua, Dobby menutup platform 9 ¾ yang digunakan sebagai pintu masuk ke
Hogwarts. Ketiga, dan yang paling berbahaya adalah ketika Dobby menyihir bola
Bludger untuk mengejar Harry saat pertandingan Quidditch Gryffindor melawan
Slytherin.
Namun, ternyata apa yang dikatakan oleh Dobby memang benar. Muncul
kejadian-kejadian aneh di Hogwarts. Selain kedatangan guru baru yang bernama
Gilderoy Lokchart yang sangat menjengkelkan dan hantu di toilet anak perempua
Myrtle merana yang sangat genit, banyak siswa dan siswi yang dibekukan. Hermione
pun termasuk. Pelakunya tidak diketahui. Awalnya Harry berpikiran bahwa Draco
Malfoylah pelakunya. Namun ternyata bukan Draco pelakunya. Pelakunya adalah Tom
Rieddle yang telah membuka kamar rahasia 50 tahun sebelumnya. Ia muncul kembali
melalui buku hariannya yang dengan sengaja diselundupkan oleh seseorang yang
tak bertanggungjawab. Tom juga telah berhasil membawa seorang siswi kedalam kamar rahasia yang tak lain dan
tak bukan adalah adik perempuan Ron yang bernama Ginny.
Namun Harry Potter yang juga Parselmouth (dapat berbahasa
ular) seperti Tom, bersama dengan bantuan Ron, Flakes
(burung Phoenix milik Dumbledore), dan pedang Godric Gryffindor akhirnya dapat
mengalahkan Basilisk, yaitu ular raksasa yang dikendalikan Tom untuk membekukan
siswa-siswi Hogwarts yang berdarah lumpur (bukan keturunan murni
penyihir). Akhirnya suasana pun menjadi
pulih seperti semula dan siswa-siswi yang dibekukan dapat disembuhkan dengan bantuan
ramuan Mandrake.
Ø Kelebihan buku :
1.
Dapat dibaca oleh semua kalangan dan
segala umur
2.
Bahasanya yang mudah dipahami
3.
Kisahnya yang menunjukkan bahwa kuatnya
persahabatan, perjuangan, dan pantang menyerah ternyata dapat menyelesaikan
semua masalah
Ø Kekurangan buku :
1.
Susah mengimajinasikan tokoh-tokoh
didalamnya apabila belum membaca serial pertamanya atau menonton filmnya
2.
Sampul buku kurang menarik
3.
Bahasa yang digunakan masih kaku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar