20/November/2014
Disiplin, Waktu......
Ya, itu penting. Sudah sering saya merasakan akibat dari 2 hal mematikan itu. Seharusnya sih tidak mematikan, apabila kita tahu cara menaklukannya. tapi hari ini, emang catatan yang paling parah.
Jadi, sebenarnya saya adalah seorang siswi di sebuah sekolah berasrama yang katanya, sekolah saya ini adalah salah satu sekolah terbaik di Indonesia. hampir semua aktifitas kami ini diatur oleh tim kedidiplinan, baik dari pihak guru maupun divisi tersendiri dari pengurus OSIS. kami diharuskan siap berangkat ke sekolah setiap jam 06.20 malam. karena apabila saya berangkat 5 menit setelahnya, saya akan kena hukuman karena telat.
tapi hari ini, di jam 06.20 dimana harusnya saya sudah mulai bersiap berangkat, saya termasuk 3 orang teman sekamar saya (benar-benar sekamar empat-empatnya) baru bangun. kami saling tubruk-menubruk ambil handuk ke kamar mandi. kami pun telat. karena apa? karena keDisiplinan kami yang payah dan Manajemen waktu kami yang lemah.
Jadi teman-teman, seperti kata Pak Yus guru PKN saya, "Tidak ada orang sibuk, yang ada hanyalah orang yang tidak bisa memanage waktu"
Rabu, 19 November 2014
Senin, 03 November 2014
hay hay hay... and now I want to give you all the lyric of my favorit song...
"All About That Bass"
by: Meghan Trainor
by: Meghan Trainor
Because you know
I'm all about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass
Yeah, it's pretty clear, I ain't no size two
But I can shake it, shake it
Like I'm supposed to do
'Cause I got that boom boom that all the boys chase
And all the right junk in all the right places
I see the magazine workin' that Photoshop
We know that shit ain't real
C'mon now, make it stop
If you got beauty, beauty, just raise 'em up
'Cause every inch of you is perfect
From the bottom to the top
Yeah, my mama she told me don't worry about your size
She says, "Boys like a little more booty to hold at night."
You know I won't be no stick figure silicone Barbie doll
So if that's what you're into then go ahead and move along
Because you know I'm
All about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass
Hey!
I'm bringing booty back
Go ahead and tell them skinny bitches that
No I'm just playing. I know you think you're fat
But I'm here to tell ya
Every inch of you is perfect from the bottom to the top
Yeah my mama she told me don't worry about your size
She says, "Boys like a little more booty to hold at night."
You know I won't be no stick figure silicone Barbie doll
So if that's what you're into then go ahead and move along
Because you know I'm
All about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass
Because you know I'm
All about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass
Because you know I'm
All about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass
'Bout that bass, 'bout that bass
Hey, hey, ooh
You know you like this bass
I'm all about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass
Yeah, it's pretty clear, I ain't no size two
But I can shake it, shake it
Like I'm supposed to do
'Cause I got that boom boom that all the boys chase
And all the right junk in all the right places
I see the magazine workin' that Photoshop
We know that shit ain't real
C'mon now, make it stop
If you got beauty, beauty, just raise 'em up
'Cause every inch of you is perfect
From the bottom to the top
Yeah, my mama she told me don't worry about your size
She says, "Boys like a little more booty to hold at night."
You know I won't be no stick figure silicone Barbie doll
So if that's what you're into then go ahead and move along
Because you know I'm
All about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass
Hey!
I'm bringing booty back
Go ahead and tell them skinny bitches that
No I'm just playing. I know you think you're fat
But I'm here to tell ya
Every inch of you is perfect from the bottom to the top
Yeah my mama she told me don't worry about your size
She says, "Boys like a little more booty to hold at night."
You know I won't be no stick figure silicone Barbie doll
So if that's what you're into then go ahead and move along
Because you know I'm
All about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass
Because you know I'm
All about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass
Because you know I'm
All about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass, no treble
I'm all about that bass
'Bout that bass
'Bout that bass, 'bout that bass
Hey, hey, ooh
You know you like this bass
Selasa, 28 Oktober 2014
Kegiatan : Menulis Resensi Film
Tujuan : Tugas Bahasa Indonesia
Oleh : Wardah Hani Nurul Izza
Guru : Eka Retnosari
MODUS ANOMALI ;
FILM
KARYA ANAK BANGSA YANG MENGUKIR PRESTASI
Identitas Buku :
Judul Film : Modus
Anomali
Pemain :
Rio Dewanto, Hannah Al-Rasyid, Marsha Timothy,
Surya Saputra, Izzati
Amara, Aridh Tritama, Sadha Triyudha
Sutradara Joko Anwar
Produser : Sheila Timothy
Narator : Joko Anwar
Rumah
Produksi: Lifelike Pictures
Tanggal
Rilis :
26 April 2012
Negara : Indonesia
Bahasa : Inggris
Durasi : 88 menit
Genre : Thriller
Biaya Produksi : 1,8 Miliar
Modus Anomali merupakan film keempat garapan sutradara ternama Joko
Anwar, setelah Janji Joni (2005), Kala (2007) dan Pintu
Terlarang (2009). Film Modus Anomali yang berarti kejiwaan yang aneh atau
terganggu menyuguhkan sebuah cerita thriller psikologi yang dibumbui
dengan penggambaran yang sangat nyata karena kameramen tidak menggunakan rel,
tetapi ikut berjalan dan berlari, serta suara yang digunakan terdengar nyata
karena suaranya benar-benar asli rekaman dari tempat kejadian.
Film ini disajikan apik, karena sangat membuat kesal para
penontonnya di awal namun membuat tekesan di akhir. Film ini telah mengukir
prestasi besar Penghargaan Bucheon Award dalam ajang Network of Asian Film
Festival (NAFF). NAFF sendiri merupakan bagian dari Puchon International
Fantastic Film Festival di Korea Selatan. Pencapaian
'Modus Anomali' tidak lepas dari tangan Joko Anwar. Prestasi ini bukanlah
yang pertama bagi seorang Joko Anwar. Sebelumnya sutradara berusia 35 tahun ini
juga pernah mendapat penghargaan tertinggi sebagai film terbaik dalam ajang
Puchon International Fantastic Film Festival lewat filmnya yang berjudul 'Pintu
Terlarang' pada 2009.
Film Modus Anomali diambil dengan latar full di sebuah hutan. film
ini diambil di Gunung Nimpuno yang berada di daerah Sentul, Bogor. Joko Anwar
sendiri merupakan seorang karakter yang misterius dan suli ditebak. Joko Anwar
lahir pada tanggal 3 Januari 1976 di sebuah kawasan perkampungan miskin di
Medan, Sumatera Utara di mana tumbuh besar dengan menonton film-film kung fu
dan horror. Sejak duduk di Sekolah Menengah Pertama, dia juga telah menulis dan
menyutradarai pertunjukan drama. Joko kemudian kuliah di Institut Teknologi
Bandung untuk belajar Aerospace Engineering karena orang tuanya tidak sanggup
menyekolahkannya ke sekolah film. Setelah lulus kuliah pada tahun 1999, dia
kemudian menjadi wartawan di The Jakarta Post sebelum kemudian menjadi seorang
kritikus film. Ia telah aktif dalam bidang perfilman Indonesia sejak tahun
2003.
Film ini bercerita tentang seorang lelaki bernama John, yang
kehilangan keluarganya saat berlibur di sebuah hutan. John bangun menemukan
tubuhnya terkubur dalam pasir di tengah hutan tanpa ingan sedikit pun apa-apa
tentang diinya sendiri. Termasuk namanya sekalipun. Tapi, setelah ia berjalan
dan mencari petunjuk siapakah dirinya, perlahan-lahan ia mengerti. Ia
mengetahui namanya adalah John, lalu ia sadar bahwa ia adalah seorang ayah dari
dua anaknya dan seorang suami dari seorang wanita cantik yang diperankan oleh
Hannah Al-Rasyid. Mengetahui istrinya
telah dibunuh, iapun berjalan menyusuru hutan dengan rasa takut karena ia
merasa dikejar oleh seorang pembunuh misterius. Saat melihat part ini,
penonton akan merasa bosan karena hanya diperlihatkan adegan John berjalan
panik mencari anaknya dengan kamera yang bergerak-gerak dalam waktu yang cukup
lama. Akhirnya karena merasa terancam oleh pembunuh misterius tersebut,
akhirnya John menyiapkan sebuah jebakan mematikan yang pasti akan membunuh
siapapun apabila mengenainya. Namun, ternyata jebakan tersebut malah mengenai
anak perempuan yang ia kenali adalah anaknya sendiri. Iapun semakin marah
dengan pembunuh misterius itu. Lalu ia kembali mengasah golok panjangnya, dan
kembali membunuh seorang anak laki-laki yang ia kenali sebagai anaknya yang
lain. Lalu, sebenarnya siapakah pembunuh misterius itu? Apakah ia penyebab
terbunuhnya wanita yang John kenali sebagai istri tercintanya, dan terbunuhnya
kedua anaknya? Dan pertanyaan terakhir adalah, siapakah John sebenarnya? Kita
akan menemukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut setelah kita
menonton film ini secara penuh.
Film ini baik untuk ditonton oleh penikmat film thriller
apalagi dibumbui dengan unsur psikopat di dalamnya. Film ini juga bisa menjadi
salah satu sampel bahwa film Indonesia sudah bisa lebih maju dan modern. Film
ini membuat penasaran penontonnya karena Joko Anwar sangat pelit dalam
penggunaan percakapan di dalamnya. Modus Anomali dibuat dalam bahasa inggris,
sehingga memudahkan untuk go international. Film ini juga baik ditonton karena tidak
ada adegan romance berlebihan dan memiliki ide cerita yang tidak biasa.
Film ini juga menjelaskan kepada penontonnya bahwa ada sebuah penyakit
berbahaya yang merupakan gangguan psikologis dalam diri manusia yang
menyebabkan penderitnya sangat mudah untuk membunuh dan menyiksa orang lain.
Namun, film ini juga masih memiliki banyak
kekurangan. Diantaranya adalah eksekusi cerita yang kurang maksimal, penggunaan
bahasa inggris yang terdengar kaku, temponya yang lambat sampai setengah film
yang membuat penonton menjadi bosan serta pergerakan kamera yang diperkirakan
akan membuat suasana tegang ternyata karena pergerakannya yang berlebihan
justru membuat penonton menjadi sedikit pusing. Adegan-adegan detail yang
sangat ceroboh, seperti adegan John muntah yang sangat terlihat nyata mengalir
dari keran, bayangan kamera yang tertangkap kamera itu sendiri, serta alasan mengapa
anak laki-lakinya harus membuka kaos motif garisnya sehingga dapat ditemukan
oleh John sangat tidak jelas.
Namun, film ini masih sangat pantas ditonton
karena ide ceritanya yang menarik, acting pemain yang dirasa cukup
maksimal yang membuat film ini masuk jajaran film-film menarik, kreatif,
inovatif, dan patut untuk mendapatkan penghargaan.
Minggu, 12 Oktober 2014
SALAHKAH? *original by Wardah
hai hai hai.... ini cerpen Wardah loh..... (eeaa...)
Salahkah?
Aku juga bisa
cemburu...
Aku juga ingin
seperti mereka...
Sampai
saat ini, hanya satu orang yang peduli denganku. Kurasa. Dan yang paling
kucinta. Pasti. Entahlah, apa ini diperbolehkan. Tapi, memang hanya dia
satu-satunya. Aza.
Sudah
setahun lamanya, Aza sering menghabiskan waktunya bersamaku. Sudah setahun aku
suka wajah ovalnya, rambut cepaknya, mata coklatnya, parfum yang dipakainya,
tingkahnya, bahkan apa yang ia tuliskan di diarynya. Sudah setahun pula akau
merasakan hal ini, cinta darinya. Atau mungkin cinta yang tumbuh karena
keberadaannya. Sekali lagi kuungkapkan pertanyaan ini. Salahkah?
1 Agustus
Para
panitia disibukkan oleh diadakannya MOS bagi siswa-siswi baru mulai hari ini.
Seperti biasa, setiap istirahat seperti sekarang ini Aza masih disini
bersamaku. Aku memperhatikan para siswa baru yang berlari-lari, push up,
bending, serta melakukan hal-hal lain yang diperintahkan oleh senior
mereka, teman-teman Aza sendiri. Ya, Aza yang sekarang sudah menginjak kelas 2
SMA ini memang tidak pernah mau menghabiskan waktunya untuk hal-hal seperti
merasa senior di depan juniornya. Mungkin, memang dia lebih suka menghabiskan
waktu luangnya disini, bersamaku.
J
8 Agustus
“Sa...
Sasa...”. suara tiupun langsung seketika membuyarkan lamunan gadis cantik
berkuit putih ini. Suara sepatu pemanggilnya pun terdengar berketuk-ketuk
semakin mendekat di lantai koridor kelas. “Ternyata kamu di udah di kelas” ucap
seorang gadis tinggi berwajah indo. Seperti dugaannya, memang tidak lain
Alya lah pemilik suara itu.
“Kenapa
sih Al, gangguin lamunan indah aku aja... paling-paling juga mau kasih penemuan
senior ganteng lagi...”. Alya dan Sasa memang baru hari ini resmi memakai
seragam putih abu-abu baru mereka. Namun, memang sudah jadi hobi baru Alya
untuk menulusuri seluruh sudut kelas untuk melaksanakan misinya tersebut.
Memburu senior ganteng.
“Tapi
yang ini beda,Sa... dia itu cool tingkat dewa. Tinggi, manly, cowok
banget deh pokoknya. Dan kamu nggak bakalan percaya kalo dia ini aku temuin di
pohon kodondong samping kelas. Namanya itu...”. belum selesai Alya berbicara,
langsung dipotong oleh Sasa.
“Azhar
Arsyadan, biasa dipanggil kak Aza, kelas XI IPA 2, rambutnya cepak ala-ala
Jacob nyasar ke Indonesia, sukanya nongkrong di atas pohon kedondong samping
kelas”. Alya hanya bisa terdiam dengan mata melotot menyadari kalau sahabatnya
ini bahkan tahu lebih dulu darinya.
J
7 Agustus
Hari
ini hari terakhir MOS. Inilah puncak dimana para siswa-siswi baru makin diuji
fisik maupun mental mereka. Entahlah, mungkin itu yang dikataan paa panitia MOS
kali ini. Namun, di hari ini juga aku merasa sangat kesal.
“Maaf,
kak... kakak bisa turun sebentar nggak?”. Teriak salah seorang gadis yang aku
tahu merupakan salah seorang dari peserta MOS. “Siapa lu? Panggil gue?” Sahut
Aza sambil mengarahkan telunjuk kanannya ke dirinya sendiri. “Iya, kak... Kakak
yang disana nyuruh aku ngobrol sama Kakak, aku juga suruh minta foto” Balasnya.
Aza pun mengusirnya dengan berbagai alasan. Nggak punya waktu lah, banyak
urusan lah, untuk kembali duduk bersamaku. Setidaknya itulah yang kupikrkan.
Tapi
ternyata gadis itu berhasil membujuk Aza untuk menghampirinya. Kuakui, gadis
itu memang cantik dan supel. Tapi, kenapa Aza-ku harus menanggapinya?. Aku
tidak ingin Aza punya teman orang lain selain aku.
J
8 Agustus
“Ciee,,, yang mau pulang sama kak Aza, aku
juga mau dong...”. rengek Alya. “dih, apa banget sih kamu” jawab Sasa singkat.
Diapun langsung bersiap-siap untuk menaiki motor Kawasaki Ninja berwarna hijau
yang semakin mendeka. Aza langsung menarik rem motornya dan membiarkan Sasa
naik. Alya pun melambaikan tangannya ke Sasa dan langsung melesat dengan
motornya sendiri. Sebelum Aza sampai menarik gas motornya Sasa bertanya.
“Kak
Aza kok sering manjat pohon kedondog samping kelas sih... kak Aza juga suka
kedondong kaya aku ya...”. tanya Sasa halus. “Ya enggak sih. Aku Cuma suka
pohonnya, bukan buahnya. Asik aja buat baca buku,dengerin musik, ngapain aja
deh”jelas Aza. Mereka pun langsung berlalu setelah itu.
J
Rasanya
sakit melihat Aza pulang dengan orang lain. Apalagi seorang gadis. Belum lagi
kejadian kemarin. Tapi aku bisa apa? Aku hanya bisa berdiri disini memandangi
kejadian itu. Aku takkan membiarkan ini berlangsung lama. Lihat saja!.
9 Agustus
Aku
menjulurkan salah satu tanganku ke arah jendela kelas gadis itu. Berdasarkan
yang kudengar kemarin ia sangat suka kedondong. Kujulurkan buah kedondongku
yang paling besar dari ranting-rantingku.yah, berharap gadis itu akan
memanjatku dan jatuh terpeleset atap asbes yang licin terkena air hujan pagi
ini. Pasti untuk mencapai buah kedondongku dia akan menginjak atap asbes licin
itu. Dan aku tahu pasti atap asbes itu sudah tua dan takkan cukup kuat untuk
menahan berat badannya. Hihi, semoga saja rencanaku berjalan lancar.
“Eh, kedondongnya udah berbuah, jadi pengen. Tapi gimana
ngambilnya, ya?”teriak gadis itu bersemangat. Kulihat dia sangat tertarik.
Pasti rencanaku berhasil. Ayo, panjat aku, dan kau akan terjatuh. Teriak hatiku
gembira.
Tapi, aku merasakan sesuatu merayapi tubuhku. Gadis itu masih
berdiri disana, lalu siapa ini. Siapa yang memanjatiku sekarang. Tidak mungkin.
Tidak mungkin. ”Aaaaaaarrghhh.........”.
J
“Kalo aku ambilin kedondong yang gede di pohon tempat nongkrong aku
itu, pasti Sasa seneng, deh...”gumam Aza bersemangat. Akhirnya, dia pun memutuskan
menuju ke pohon tersebut untuk mengambilkan kedondong untuk Sasa. Aza sudah
ratusan bahkan ribuan kali memanjat pohon kedonodng ini. Bagaimana tidak,
setiap waktu luangnya ia habiskan dengan duduk diatas pohon ini.
Aza pun memanjat pohon kedondong tersebut, lalu menginjak atap
asbes yang ternyata sangat licin sehingga Aza terpeleset dan
“Aaaaaaaaaarggghh”. Aza pun terjatuh lalu disusul dengan darah
segar yang mengucur dari kepalanya yang terbentur.
J
“Mama, Kakak, dedek pulang.....”. Suara itupun seketika memenuhi
seisi rumah yang adinya senyap. “Sa, kamu anterin makan ke kamar Kakak,
ya...”perintah Mama. Sasa pun dengan sigap mengambil nampan makanan dari tangan
Mama dan langsung menuju kamar Kakak tercintanya.
“Kakak, inimakan siangnya. Oh ya, tadi dapet salam dari Alya.
Termen aku yang disuruh ngobrol sama Kakak waktu MOS ituloh...”terang Sasa.
“Kakak nggak apa-apa, kan?”lanjut Sasa lirih saat melihat setitik ai mata
mengalir di pelupuk mata kakaknya.
Aza pun hanya tersenyum dan bergumam lirih, “Aku lumpuh”.
J
Aza, apa yang telah kuperbuat. Aku sama sekali tak membuatmu
menjadi kembali dekat dan semakin dekat denganku. Apa yang kulakukan sangatlah
bodoh. Sekali lagi kukatakan padamu, aku tak membuat Aza-ku kembali dekat dan
semakin dekat denganku. Aku hanya membuatnya kembali jauh dan semakin jauh
dariku. Saking jauhnya, apalah menghabiskan waktu denganku, melirikku pun
kujamin Aza takkan sudi.
Rabu, 24 September 2014
Kegiatan : Resensi buku
Tujuan : Tugas bahasa Indoneia
Oleh : Wardah Hani Nurul Izza (X-5)
Guru : Pak Kusen
Ø
Identitas Buku
Judul
buku : Harry Potter and The
Chamber of Secrets (Harry Potter
Dan Kamar Rahasia)
Penulis : J.K. Rowling
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama (cetakan
kedua)
Tebal : 424 halaman
Ukuran : 16 x 20 cm
Tempat terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2008
J.K. Rowling, atau Jo, begitu ia menyebut dirinya. Siapa yang tidak
mengenal penulis wanita yang satu ini. Novel Harry Potter yang terlahir di
Kereta Manchaster-London ini telah membawanya menuju kesuksesan yang besar. Single
parent ini ternyata telah memulai menulis cerita-cerita fantasinya sejak
berumur 6 tahun. Kisah Harry Potter ini tentunya tidak serta merta menuai
kesuksesan. Ia mengalami kepedihan yang bertubi-tubi sepeninggal ibunya dalam
menulis kisah Harry Potter ini. Berkali-kali kisah Harry Potternya ditolak oleh
penerbit. Namun, ternyata kesabaran dan kegigihan Jo menuai keberhasilan. Pada bulan
Agustus 1996 novelnya pun diterbitkan. Novel Harry Potter terjual hingga 400
juta kopi.
Kisah Harry Potternya pun menjadi semakin booming setelah
WarnerBross memutuskan untuk memfilmkan buku seri pertama Harry Potter. Sampai
saat ini tujuh novel seri Harry Potter telah diflmkan.
Secara keseluruhan, buku yang bertemakan perjuangan tiga sahabat
ini dapat dibilang lebih menarik daripada buku sebelumnya. Ceritanya lebih
kompleks dan pertambahan tokoh yang membuat pembaca semakin penasaran. Novel
ini sangat cocok dibaca oleh seluruh kalangan dan segala umur. Namun, apabila
dibaca oleh penggemar Harry Potter di masa sekarang, ceritanya menjadi tidak
lebih seru daripada novel Harry Potter seri keempat, kelima, keenam dan
ketujuhnya. Dan juga karena memang merupakan novel terjemahan, bahasa yang
digunakan novel ini masih sangat kaku.
Ø Sinopsis:
Pada liburan musim panas kali ini, Harry Potter masih harus menghabiskannya
bersama keluarga Dursley yang sangat ia benci. Saat liburan musim panas ini, ia
dikagetkan dengan munculnya seorang peri rumah bernama Dobby yang selalu
menghalang-halanginya kembali ke Hogwarts pada tahun keduanya. Ia melakukan
berbagai macam cara agar Harry Potter tidak kembali ke Hogwarts. Karena Dobby
tahu bahwa akan ada kejadian besar yang mengancam nyawa Harry apabila ia
kembali ke Hogwarts. Pertama, Dobby menumpahkan kue tart ke sepupu Dursley.
Kedua, Dobby menutup platform 9 ¾ yang digunakan sebagai pintu masuk ke
Hogwarts. Ketiga, dan yang paling berbahaya adalah ketika Dobby menyihir bola
Bludger untuk mengejar Harry saat pertandingan Quidditch Gryffindor melawan
Slytherin.
Namun, ternyata apa yang dikatakan oleh Dobby memang benar. Muncul
kejadian-kejadian aneh di Hogwarts. Selain kedatangan guru baru yang bernama
Gilderoy Lokchart yang sangat menjengkelkan dan hantu di toilet anak perempua
Myrtle merana yang sangat genit, banyak siswa dan siswi yang dibekukan. Hermione
pun termasuk. Pelakunya tidak diketahui. Awalnya Harry berpikiran bahwa Draco
Malfoylah pelakunya. Namun ternyata bukan Draco pelakunya. Pelakunya adalah Tom
Rieddle yang telah membuka kamar rahasia 50 tahun sebelumnya. Ia muncul kembali
melalui buku hariannya yang dengan sengaja diselundupkan oleh seseorang yang
tak bertanggungjawab. Tom juga telah berhasil membawa seorang siswi kedalam kamar rahasia yang tak lain dan
tak bukan adalah adik perempuan Ron yang bernama Ginny.
Namun Harry Potter yang juga Parselmouth (dapat berbahasa
ular) seperti Tom, bersama dengan bantuan Ron, Flakes
(burung Phoenix milik Dumbledore), dan pedang Godric Gryffindor akhirnya dapat
mengalahkan Basilisk, yaitu ular raksasa yang dikendalikan Tom untuk membekukan
siswa-siswi Hogwarts yang berdarah lumpur (bukan keturunan murni
penyihir). Akhirnya suasana pun menjadi
pulih seperti semula dan siswa-siswi yang dibekukan dapat disembuhkan dengan bantuan
ramuan Mandrake.
Ø Kelebihan buku :
1.
Dapat dibaca oleh semua kalangan dan
segala umur
2.
Bahasanya yang mudah dipahami
3.
Kisahnya yang menunjukkan bahwa kuatnya
persahabatan, perjuangan, dan pantang menyerah ternyata dapat menyelesaikan
semua masalah
Ø Kekurangan buku :
1.
Susah mengimajinasikan tokoh-tokoh
didalamnya apabila belum membaca serial pertamanya atau menonton filmnya
2.
Sampul buku kurang menarik
3.
Bahasa yang digunakan masih kaku
Selasa, 23 September 2014
Thailand
THAILAND
Kerajaan Thailand (Muang Thai) adalah sebuah negara di Asia
Tenggara yang berbatasan dengan Laos dan Kampuchea ( Kamboja) di Timur,
Malaysia dan Teluk Siam di Selatan, dan Myanmar dan Laut Andaman di Barat.
Secara astronomis, negara ini terletak antara 6°LU - 20°LU dan 98°BT - 116°BT.
Thailand dulu dikenal dengan nama Siam, sampai saat ini nama
Siam masih digunakan di kalangan orang Thai, terutama kaum minoritas Tionghoa.
Thailand juga sering disebut Negeri Gajah Putih, karena gajah putih merupakan
binatang yang dianggap keramat oleh masyarakat Thailand sendiri.
Thailand memiliki variasi wilayah geografis yang berbeda. Di
sebelah Utara, keadaannya bergunung-gunung dan titik tertingginya berada di Doi
Inthanon (2.576 m). Sebelah Timur Laut terdiri atas hamparan Plato Khorat yang
dibatasi oleh Sungai Mekong. Wilayah Tengah didominasi Lembah Sungai Chao
Phraya yang hampir seluruhnya datar dan mengalir ke Teluk Thailand. Di sebelah
Selatan terdapat Tanah Genting Kra yang melebar ke Semenanjung Melayu.
1.
Ras di Thailand
Dominan
ras di Thailand adalah ras Asian Mongoloid dengan ciri fisik : · Berkulit
kuning
sampai sawo matang,
Rambut berwarna hitam lurus, Mata sipit, memiliki tubuh yang lebih pendek dan
lebih kecil dari ras kaukasoid, dan memiliki bulu badan sedikit. Sedangkan ada
juga yang lain, yaitu di daerah pedalaman yaitu ras melanosoid.
2.
Suku (Etnis) di Thailand
Mayoritas :
a.
Thai : Menurut para
anthropolog suku Thai berasal dari Cina selatan. Beberapa teori sangat
bervariasi beranggapan bahwa orang Thai berasal dari Thailand, mungkin karena
terdapat kesamaan nama, antara Thai dan 'Thai' land. Suku Thai biasanya
dikategorikan dengan warna, seperti Thai Merah, Thai Hitam dan Thai Putih. Suku
Thai merupakan populasi yang paling banyak.
b.
Shan : Suku Shan tinggal
terutama di negara bagian Shan di Myanmar (dulu Burma), dan di daerah-daerah
yang bertetangga dengannya di Tiongkok, Thailand, Kamboja dan Vietnam.
c.
Lao : Suku Lao merupakan
suku asli Laos. Suku Lao juga memiliki klan-klan atau marga-marga.
d.
Melayu : Yaitu sebuah
kelompok etnis dari orang-orang Austronesia terutama yang menghuni Semenanjung
Malaya, Sumatra bagian timur, bagian selatan Thailand, pantai selatan Burma,
pulau Singapura, Borneo pesisir termasuk Brunei, Kalimantan Barat, dan Sarawak
dan Sabah pesisir, dan pulau-pulau kecil yang terletak antara lokasi ini - yang
secara kolektif dikenal sebagai Alam Melayu. Lokasi ini sekarang merupakan
bagian dari negara modern Malaysia, Indonesia, Singapura, Brunei, Burma dan
Thailand.
e.
Tionghoa : (ejaan
Hokkien dari kata Hanzi Sederhana: 中华; Hanzi Tradisional: 中華;
pinyin: zhonghua) atau Huaren ((Tionghoa)) atau Bangsa Tionghoa. Seperti yang
kita ketahui, masyarakat Tionghoa atau masyarakat Cina memang banyak tersebar
di Asia maupun benua lain, termasuk di Thailand. Menurut sumber dikatakan bahwa
populasinya mencapai 14%.
f.
Khmer : merupakan
kelompok etnis asli Kamboja. Faktor yang membuat suku khmer banyak ditemukan di
Thailand adalah mungkin karena keduanya merupakan negara tetangga, sehingga
sangat memungkinkan untuk bermigrasi.
Yang
lain :
·
Akha
·
Bru
·
Cham
·
Chaozhou
·
Hakka
·
Chong
·
Hmong
·
Karen
·
Khmer
·
Khmu
·
Kuy
·
Lahu
·
Lanna (Northern Thai)
·
Akha
·
Bru
·
Cham
·
Chaozhou
·
Hakka
·
Chong
·
Hmong
·
Karen
·
Khmer
·
Khmu
·
Kuy
·
Lahu
·
Lanna (Northern Thai)
·
So
·
Thai Selatan
·
Tai Dam (Black Tai)
·
Tai Nüa
·
Urak Lawoi
·
Vietnamese
·
Yao/ Iu Mien
·
Kawalaka
3.
Agama di Thailand
Mayoritas masyarakat
Thailand merupakan penganut agama Buddha aliran Theravada (95%), Islam (4%),
sisanya Kristen dan Hindu.
4.
Profesi di Thailand
Kemajemukan profesi di
Thailand pasti tidaklah jauh beda dengan kemajemukan profei di negara
kebanyakan. Semua menjalankan tugas serta peran masing-masing. Mungkin
pengklasifikasiannya dapat dipermudah dengan mengikuti sektor-sektor yang berjalan di Thailand. Seperti dalam
sektor pertanian, peternakan, perikanan dan kehutanan yang di dalamnya terdapat
petani, pengelola kebun, pengusaha beras, gandum, peternak dan lain-lain. Dalam
sektor Industri yang di dalamnya terdapat pegawai pabrik, direktur, manajer,
serta pemilik saham, dll. Dalam sektor pelayanan jasa dan keuangan yang
didalamnya terdapat pegawai bank, dokter, supir, dll. Dan satu lagi adalah yang
bergerak di bidang politik pemerintahan, yang terdiri dari pegawai parlemen,
pemimpin pemerintahan. Karena Thailand merupakan negara yang berbentuk
kerajaan, maka negaranya dipimpin oleh seorang raja dan pemerintahannya
dimpimpin oleh perdana menteri.
5.
Jenis Kelamin
Kemajemukan jenis
kelamin ada laki-laki dan perempuan. Namun di Thailand, transgender dianggap
wajar, dan biaya transgender di Thailand tergolong murah.
Thanks To :
Langganan:
Postingan (Atom)